Bunda Wiwik: Bangun Budaya Saling Menguatkan dalam Keluarga, Bukan Saling Merendahkan

14/07/2026

PALU – Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya saling menguatkan dalam keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan tangguh.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Wiwik, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa) DPW PKS Sulawesi Tengah serta Sekretaris Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama tempat seseorang belajar tentang cinta, penghargaan, dan ketulusan.

“Rumah seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman bagi setiap anggota keluarga. Di sanalah setiap orang mendapatkan dukungan, kasih sayang, dan semangat untuk terus bertumbuh, bukan justru menjadi tempat saling merendahkan atau menjatuhkan,” ujar Bunda Wiwik, Selasa (14 Juli 2026).

Menurutnya, setiap ucapan yang baik akan menumbuhkan harapan, setiap apresiasi akan membangun rasa percaya diri, dan setiap dukungan akan melahirkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam keluarga merupakan sesuatu yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan sikap saling menghormati.

“Jadikan komunikasi yang santun, saling menghargai, dan saling mendoakan sebagai budaya dalam keluarga. Dengan begitu, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan penuh kasih sayang,” katanya.

Bunda Wiwik menambahkan bahwa keluarga yang kokoh bukanlah keluarga yang tidak pernah menghadapi persoalan, melainkan keluarga yang mampu melewati setiap ujian dengan kebersamaan, saling mendukung, dan tetap menjaga keharmonisan.

“Kekuatan sebuah keluarga tidak diukur dari ada atau tidaknya masalah, tetapi dari bagaimana seluruh anggota keluarga memilih untuk menghadapi setiap tantangan dengan kasih sayang dan semangat saling menguatkan,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Bunda Wiwik mengajak seluruh masyarakat untuk memulai perubahan dari lingkungan keluarga.

“Mari kita mulai dari rumah. Karena keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang tangguh, dan masyarakat yang tangguh akan membangun Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.(**)

Bunda Wiwik: Bangun Budaya Saling Menguatkan dalam Keluarga, Bukan Saling Merendahkan
Scroll to top